Langsung ke konten utama

Proses Elektrolisis Panel Surya untuk Menghasilkan Hidrogen

 Dosen Pengajar : Ekki Kurniawan

 

Hidrogen merupakan salah satu sumber energi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Hidrogen memiliki tingkat pembakaran 75% lebih baik dari pada bahan bakar fosil, sehingga lebih ramah lingkungan. Salah satu cara untuk mendapatkan Hidrogen adalah dengan cara elektrolisis air, yaitu proses pemisahan senyawa air (H2O) menjadi gas Hidrogen (H2) dan gas Oksigen (O2) dengan menggunakan energi listrik.

Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan sel surya Multicristal LA361J48 untuk melakukan proses elektrolisis. Tegangan yang dihasilkan sel surya dicatukan langsung ke elektroda untuk proses elektrolisis. Kemudian akan diamati pengaruh tegangan dan arus terhadap volume gas Hidrogen (H2) yang dihasilkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya volume gas Hidrogen yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh tegangan dan arus. Besarnya laju produksi gas Hidrogen yang dihasilkan pada elektrolisis air dengan menggunakan sel surya adalah sekitar 0,0109 mL/s.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 2 Selt

  Soal: 1. Di Rumah ada beban listrik sebagai berikut: 4 buah lampu masing 25 watt,  cos Φ 0,8; 1 buah AC masing 1100 watt,  cos Φ 0,8 1 Pompa air  500 VA,  cos Φ 0,8 Hitung daya total,  Listrik PLN rumah sebesar 2200 VA. Akankan MCB kwh meter nya Trip?     Jawab : Cos Φ = P/S menjadi S=P/CosΦ 1 Buah lampu = S=P/cos Φ = 25/0,8 = 31,25 Untuk 4 lampu maka, 4 x 31,25 = 125 VA 1 buah ac = 1100/0,8 = 1375 1 Pompa = 500 VA      Daya total yang didapat dari beban listrik tersebut adalah 2000 VA sedangkan listrik PLN rumah sebesar 2200 VA. Maka dapat disimpulkan bahwa MCB *kwhnya tidak trip.*  1. Di Rumah ada beban listrik sebagai berikut: 4 buah lampu masing 25 watt,  cos Φ 0,8; 1 buah AC masing 1100 watt,  cos Φ 0,8 1 Pompa air  500 VA,  cos Φ 0,8 1 buah kulkas 200 Watt, cos pi = 0,7      Hitung daya total,  Listrik PLN rumah sebesar 2200 VA. Akankan MCB kwh meter nya Trip? harga WBP =Rp 1...

Tugas 4 selt

  1.berapa besar tegangan yang dibangkitkan, ditransmisikan,dan didistribukan, berapa besar tegangan beban, mengapa harus menggunakan trafo step up, step down jawab :           Pada bagan dapat diketahui bahwa tegangan pada pembangkit sebesar 150kV, sebenarnya 150kV tersebut diperoleh dari tegangan sutet (500 kV) yang diperoleh dari menaikkan tegangan dari pembangkit (150 kV) yang kemudian diturunkan kembali menggunakan trafo  step down , kemudian tegangan tersebut diturunkan melalui trafo step-down menjadi 20kV pada saluran distribusi. Terakhir, tegangan dari saluran distribusi akan kembali diturunkan menjadi tegangan standar rumah-rumah, yakni 380/220V. Dari sini tergambar dengan jelas bahwa trafo  step up  diperlukan untuk memperbesar tegangan sesuai dengan yang diperlukan selama pemakaian sehingga kuat untuk menunjang kebutuhan, sedangkan trafo  step down  dibutuhkan untuk menurunkan nilai tegangan sesuai dengan kapasi...

Tubes Resume Youtube

                                                                                Resume Youtube Link Youtube : https://youtu.be/ax8bazR14hk     lampu berenergi air garam kalau disimak dari kalimat pada judul ini ini adalah Kalimat yang ini ditujukan untuk membuat penasaran orang sehingga membaca isi artikelnya namun Kalau kalimat ini tidak dijelaskan maka Hai judul Ini bisa memberikan informasi yang menyesatkan paint seperti pada berita-berita yang dulu ada lampu dari pohon kedondong atau pohon kedondong menghasilkan energi listrik atau pernah juga mungkin Hai ajjer UKM menghasilkan energi listrik Jadi sebenarnya jeruk menghasilkan energi listrik pohon kedondong menghasilkan energi listrik dan lampu berenergi air garam itu pada dasarnya ...