Langsung ke konten utama

Metode Penghitungan Reduksi Emisi

 

PLTP

Dalam konteks ini, mitigasi bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari pembakaran energi fossil. Salah satu solusinya dengan membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga panas bumi.

PLTP(Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi) memanfaatkan energi panasbumi (geothermal) menjadi listrik. Energi listrik yang dihasilkan kemudian dikirimkan ke sistem interkoneksi tenaga listrik.

Metode ini harus melewati kriteria yang ditentukan, diantaranya:

Kriteria Kelayakan Penerapan  Metodologi.

  1. Kegiatan PLTP baru, retrofit, rehabilitasi, replacement yang berlangsung setelah tahun 2010 untuk pencapian Nationally Determined Contribution (NDC).

  2. Kegiatan PLTP baru, retrofit, rehabilitasi, replacement yang berlangsung sebelum tahun 2010 dapat menggunakan metodologi ini untuk pencapaian nasional.

  3. Kegiatan PLTP penambahan kapasitas yang berlangsung setelah tahun 2010 metode perhitungannya menggunakan metode perhitungan PLTP baru.

  4. PLTP memiliki alat ukur untuk mengetahui produksi listrik neto yang disalurkan ke sistem interkoneksi tenaga listrik. Produksi listrik neto adalah produksi listrik gross dikurangi dengan pemakaian sendiri.

  5. Lifetime PLTP adalah 30 tahun dan dapat diperpanjang sesuai hasil Remaining Lifetime Assessment (RLA) tentang sisa umur PLTP.

  6. Produksi listrik PLTP eksisting untuk kegiatan retrofit, rehabilitasi merupakan data dalam 5 tahun.

  7. Produksi listrik PLTP eksisting untuk kegiatan replacement (penggantian), jika tidak terdapat data dalam 5 tahun maka produksi listrik historikal sama dengan NOL.

Sumber dan jenis Emisi GRK yang diperhitungkan : Sumber emisi GRK yang dihasilkan dari produksi tenaga listrik pada sistem interkoneksi tenaga listrik dalam kondisi baseline adalah CO2.


Tabel 1. Sumber emisi termasuk dalam atau dikecualikan dari batas aksi mitigasi 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhG9C42559YBjPjFkrX6sVPj9XSwqj5AsLw3kAhkT15vOTg4ewHg9HoW2a7j0ZgscZ0HQle3EfTQbYN15dPbQBTTqT9L5Hwn3GvR1xjiQerDb1TpHvC3q8qSOlfoLF0X8aU-GF_PW3f17SrLCMV0u-rumDxTvgavdZIsP14KSmCqa8djQmKtkXjtnW01A/s320/WM-Screenshots-20220610143611.png

Emisi baseline adalah emisi GRK yang timbul jika PLTP tidak dibangun dan beroperasi. Diasumsikan bahwa tanpa PLTP, maka sebuah daerah akan mendapatkan listrik dari jaringan listrik (on-grid). Untuk itu, emisi baseline dihitung dengan mengalikan produksi listrik neto aksi mitigasi dengan Faktor Emisi GRK Sistem Ketenagalistrikan. Faktor Emisi GRK Sistem Ketenagalistrikan adalah faktor emisi CO2 combined margin untuk pembangkitan listrik di sistem interkoneksi tenaga listrik tersebut yang dihitung dan dipublikasikan oleh Kementerian ESDM. Faktor emisi combined margin yang digunakan adalah nilai terendah dari faktor emisi ex-post dan ex-ante.

Penghitungan Emisi Baseline:

𝐸𝐡𝑦 = 𝑃𝐿𝑦 × πΉπΈπΊ 𝑦

Dimana:

  • EBy = Emisi baseline dalam periode y (ton CO2).
  • PLy = Jumlah energi listrik neto yang disalurkan oleh aksi mitigasi ke sistem interkoneksi tenaga listrik dalam periode y (MWh)
  • FEGy = Faktor Emisi GRK Sistem Ketenagalistrikan dalam periode y (tCO2/MWh)

Rumus-rumus Penghitungan Emisi Kegiatan:

  • 𝐸𝑃𝑦 = 𝐸𝑃𝐹𝐹,𝑦 + 𝐸𝑃𝐺𝑃,𝑦

    Dimana:

    • 𝐸𝑃𝑦 = Emisi kegiatan pada tahun y (t CO2e/tahun)
    • 𝐸𝑃𝐹𝐹,𝑦 = Emisi kegiatan dari konsumsi bahan bakar fosil pada tahun y (t CO2/tahun)
    • 𝐸𝑃𝐺𝑃,𝑦 = Emisi kegiatan dari pengoperasian pembangkit listrik panas bumi dry steam, flash steam, dan/atau siklus biner di tahun y (t CO2e/ thn)
  • 𝐸𝑃𝐹𝐹,𝑦 = ∑ 𝐾𝐡𝐡𝐹PJ,y x COEFi,y

    Dimana:

    • EPFF.y = Emisi aksi mitigasi pada tahun y (ton CO2)
    • KBBFi,y = Konsumsi minyak solar captive power pada tahun y (KL)
    • COEFi,y = Koefisien emisi CO2 bahan bakar minyak solar tahun y (tCO2/KL)
    • i = Jenis bahan bakar minyak yang digunakan pada tahun y
  • Perhitungan COEFi,y dapat dilakukan dengan 2 cara, tergantung data yang tersedia: 

  • Opsi A: Mempertimbangkan fraksi massa dari karbon. Jika FCi,j,y dalam satuan massa: → COEFi,y = wC,i,y x 44/12 Jika FCi,j,y dalam satuan volume: → COEFi,y = wC,i,y x i x 44/12 

  • Opsi B: Mempertimbangkan nilai kalor bersih dan faktor emisi minyak solar. COEFi,y = NCVi,y ×EFCO2,i,y x I,y

Comments

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 2 Selt

  Soal: 1. Di Rumah ada beban listrik sebagai berikut: 4 buah lampu masing 25 watt,  cos Ξ¦ 0,8; 1 buah AC masing 1100 watt,  cos Ξ¦ 0,8 1 Pompa air  500 VA,  cos Ξ¦ 0,8 Hitung daya total,  Listrik PLN rumah sebesar 2200 VA. Akankan MCB kwh meter nya Trip?     Jawab : Cos Ξ¦ = P/S menjadi S=P/CosΞ¦ 1 Buah lampu = S=P/cos Ξ¦ = 25/0,8 = 31,25 Untuk 4 lampu maka, 4 x 31,25 = 125 VA 1 buah ac = 1100/0,8 = 1375 1 Pompa = 500 VA      Daya total yang didapat dari beban listrik tersebut adalah 2000 VA sedangkan listrik PLN rumah sebesar 2200 VA. Maka dapat disimpulkan bahwa MCB *kwhnya tidak trip.*  1. Di Rumah ada beban listrik sebagai berikut: 4 buah lampu masing 25 watt,  cos Ξ¦ 0,8; 1 buah AC masing 1100 watt,  cos Ξ¦ 0,8 1 Pompa air  500 VA,  cos Ξ¦ 0,8 1 buah kulkas 200 Watt, cos pi = 0,7      Hitung daya total,  Listrik PLN rumah sebesar 2200 VA. Akankan MCB kwh meter nya Trip? harga WBP =Rp 1...

Tugas 4 selt

  1.berapa besar tegangan yang dibangkitkan, ditransmisikan,dan didistribukan, berapa besar tegangan beban, mengapa harus menggunakan trafo step up, step down jawab :           Pada bagan dapat diketahui bahwa tegangan pada pembangkit sebesar 150kV, sebenarnya 150kV tersebut diperoleh dari tegangan sutet (500 kV) yang diperoleh dari menaikkan tegangan dari pembangkit (150 kV) yang kemudian diturunkan kembali menggunakan trafo  step down , kemudian tegangan tersebut diturunkan melalui trafo step-down menjadi 20kV pada saluran distribusi. Terakhir, tegangan dari saluran distribusi akan kembali diturunkan menjadi tegangan standar rumah-rumah, yakni 380/220V. Dari sini tergambar dengan jelas bahwa trafo  step up  diperlukan untuk memperbesar tegangan sesuai dengan yang diperlukan selama pemakaian sehingga kuat untuk menunjang kebutuhan, sedangkan trafo  step down  dibutuhkan untuk menurunkan nilai tegangan sesuai dengan kapasi...

Tubes Resume Youtube

                                                                                Resume Youtube Link Youtube : https://youtu.be/ax8bazR14hk     lampu berenergi air garam kalau disimak dari kalimat pada judul ini ini adalah Kalimat yang ini ditujukan untuk membuat penasaran orang sehingga membaca isi artikelnya namun Kalau kalimat ini tidak dijelaskan maka Hai judul Ini bisa memberikan informasi yang menyesatkan paint seperti pada berita-berita yang dulu ada lampu dari pohon kedondong atau pohon kedondong menghasilkan energi listrik atau pernah juga mungkin Hai ajjer UKM menghasilkan energi listrik Jadi sebenarnya jeruk menghasilkan energi listrik pohon kedondong menghasilkan energi listrik dan lampu berenergi air garam itu pada dasarnya ...